Undetectable = Untransmittable, HIV bisa tidak terdeteksi dan tidak menularkan

APA ITU UNDETECTABLE = UNTRANSMITTABLE?

Jika dibahasa Indonesiakan istilah Undetectable dan Untransmitable artinya Tidak Terdeteksi dan Tidak Menularkan. Istilah ini digunakan pada Orang Dengan HIV (ODHIV) yang kondisi virusnya sudah sangat sedikit setelah disiplin melakukan terapi Anti Retroviral (ARV). Kondisi virus yang tidak terdeteksi pada saat di tes ini juga tidak akan menularkan kepada pasangan seksualnya.

Istilah Undetectable dan Untransmitable (U=U) dipopulerkan oleh The Prevention Access Campaign pada tahun 2016. Lebih dari 400 organisasi dari 60 negara mendukung kampanye ini. The US Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga ikut bergabung dalam kampanye U=U ini setahun setelahnya di bulan Oktober 2017.

APAKAH YANG MENDASARI KALAU UNDETECTABLE = UNTRANSMITTABLE INI MEMANG EFEKTIF?

Ada berbagai penelitian yang membuat istilah ini bisa dianggap efektif. Diantaranya:

  • The HPTN 052, penelitian terbesar yang dilakukan untuk mempelajari 1763 pasangan serodiskordan (baik heteroseksual maupun homoseksual) dari 9 negara dan secara acak menugaskan ODHIV untuk menerima pengobatan Antiretroviral awal. Hasil sementara yang diterbitkan pada tahun 2011 menunjukkan bahwa, 39 pasangan yang HIV negatif telah menjadi HIV positif, dan 28 di antaranya tertular dari pasangannya (filogenetik). Dari 28 kasus tersebut, hanya 1 yang terjadi pada kelompok awal pengobatan Antiretroviral. Setelah analisis ini, pengobatan Antiretroviral kemudian diberikan kepada semua ODHIV dan ditindaklanjuti hingga tahun 2015. Selama penelitian, 78 infeksi diamati, di mana hubungan filogenetik ditemukan pada 72 infeksi. Dari 72 infeksi tersebut, 46 diantaranya terkait dengan pasangannya yang HIV positif, 8 diantaranya terjadi setelah pasangan tersebut memulai pengobatan antiretroviral. Dari 8 kasus terakhir, 4 terjadi sebelum pengobatan Antiretroviral dan 4 lainnya terjadi ketika pengobatan Antiretroviral gagal menekan virus HIV. Dengan kata lain, tidak ada satu pun ODHIV yang menularkan virus HIV kepada pasangannya selama pengobatan Antiretroviral.
  • The PARTNER Study, merupakan penelitian observasional terhadap 1.166 pasangan serodiskordan HIV (baik homoseksual maupun heteroseksual) dari 14 negara di Eropa dengan lebih dari 58.000 kasus hubungan seks tanpa kondom. Meskipun 11 pasangan HIV negatif menjadi HIV positif, tidak ada satu pun penularan yang terjadi karena pengonbatan Antiretroviral.
  • The Opposites Attract Study, penelitian kohort ini menindaklanjuti 358 laki-laki homoseksual yang positif HIV dari 3 negara berbeda dengan sekitar 17.000 perilaku seks yang dilakukan. Ada 3 kasus baru infeksi HIV yang diamati, namun sesuai dugaan, tidak ada satu pun dari infeksi ini yang terkait pengobatan Antiretroviral.
  • dan penelitian kecil lainnya yang sudah dilakukan sejak tahun 2000.

APAKAH MASYARAKAT TAU FAKTA INI?

Fakta bahwa pengobatan HIV sudah berkembang (meningkat) masih sangat lambat diterima masyarakat. Meskipun bukti tentang fakta ini sudah ada sejak tahun 2000. Pengobatan HIV dapat membuat ODHIV hidup sehat dan panjang umur, tanpa menularkan HIV secara seksual kepada orang lain selama mereka melakukan pengobatan Antiretroviral.

Maka dari itu istilah Undetectable dan Untransmitable (U=U) digunakan sebagai slogan untuk menginformasikan keefektifan pengobatan Antiretroviral kepada masyarakat.

KESIMPULAN

Istilah Undetectable dan Untransmitable (U=U) terdengar sederhana tapi sangat penting yang didasari oleh bukti ilmiah yang kuat, karena menyebabkan lebih banyak ODHIV (dan teman-teman serta keluarga mereka) memahami bahwa mereka dapat berumur panjang, hidup sehat, memiliki anak, dan tidak menularkan infeksi kepada orang lain.

istilah Undetectable dan Untransmitable (U=U) akan mempermudah menyampaikan manfaat pengobatan Antiretroviral yang akan mendorong lebih banyak ODHIV untuk mencari pengobatan, dan menghilangkan stigma diskriminasi yang masih dihadapi oleh banyak ODHIV saat ini.

"Langkah awal untuk mewujudkan mimpi lebih cepat adalah tidur dulu"
Dodok Yuda
Penulis

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *